Raih Rp.1juta dengan Gratis, Program baru, klik ini..

Selasa, 08 September 2009

GOOGLE EARTH VERSI 5.0

Aditya Surya Admaja.S

Dalam teknologi informasi dan komunikasi seperti sekarang ini sudah banyak sekali beberapa perusahaan di bidang IT membuat dan mengembangkan suatu software yang berguna untuk mencari sesuatu data atau file di sebuah situs tanpa melalui URL tertentu dan hanya menuliskan sesuatu yang ingin dicari, software ini disebut search engine.

Google adalah salah satu search engine terbesar di dunia yang sangat banyak digunakan oleh berjuta-juta populasi pengguna internet di seluruh dunia, agar lebih banyak pengguna internet menggunakannya Google membuat sebuah inovasi dengan menghadirkan aplikasi terbarunya yaitu GOOGLE EARTH.

Pada tanggal 20 juli 1969, Neil Amstrong dan Buzz Aldrin menjadi manusia pertama yang menginjakan kaki di bulan. Kini, tepat 40 tahun kemudian, seluruh manusia di permukaan bumi bisa menyimulasikan pengalaman yang sama. Setidaknya serupa, melalui Google Earth.

Pada aplikasi tersebut, pengguna bisa menjelajah bulan dengan cara yang sama ketika mereka menjelajahi bumi. Google Earth berlum mampu menyaingi prestasi yang diraih pada tahun 1969, namun fitur baru pada Google Earth ini merupakan tambahan yang menarik. Pengguna bisa memilih “Moon view” dari menu bar utama di Google Earth 5.0, dan mengeksplorasi bulan dipandu oleh misi-misi yang dilakukan oleh Apollo 11-17.

Google Earth merupakan sebuah program globe virtual yang sebenarnya disebut Earth Viewer dan dibuat oleh Keyhole, Inc.. Program ini memetakan bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit, fotografi udara dan globe GIS 3D. Tersedia dalam tiga lisensi berbeda: Google Earth, sebuah versi gratis dengan kemampuan terbatas; Google Earth Plus ($20), yang memiliki fitur tambahan; dan Google Earth Pro ($400 per tahun), yang digunakan untuk penggunaan komersial.


Google telah menyelesaikan beberapa inakurasi dalam pemetaan vektor sejak peluncuran perangkat lunak ini, tanpa persyaratan pemutakhiran program itu sendiri. Sebuah contohnya merupakan teritori Nunavut di Kanada yang keluar dari cakupan peta Google Earth, sebuah teritori yang dibuat pada tanggal 1 April 1999; kesalahan ini diperbaiki oleh salah satu pembaharuan data pada awal 2006. Pemutakhiran akhir-akhir ini juga telah meningkatkan cakupan kejelasan fotografi udara, kebanyakan pada daerah di barat Eropa, tetapi tidak termasuk Irlandia dimana pemetaan dibiarkan terbatas.

Gambar-gambar tidak diambil semuanya pada waktu yang sama, tetapi berangsur selama tiga tahun. Gambar yang dipasang terkadang tidak tepat. Pembaruan terhadap database fotografi dapat dikirim apabila perubahan drastis terjadi pada pemunculan lanskap, seperti pada pembaruan Google Earth yang belum selesai di daerah New Orleans setelah Badai Katrina, atau ketika tanda tempat berpindah secara tak terduga melintasi permukaan Bumi. Tetapi tanda tempat tersebut tidak pernah dipindahkan, gambarnya dipasang secara berbeda. Seperti pembaruan fotografi London pada awal 2006, membuat perpindahan sepanjang 15-20 meter di beberapa area, karena resolusinya terlalu tinggi.

Kejelasan nama tempat dan jalan berariasi dari tempat ke tempat. Paling akurat di Amerika Utara dan Eropa, tetapi pembaruan pemetaan reguler memperbaiki cakupan di manapun.

Kerusakan sering terjadi tergantung teknologi yang digunakan untuk mengukur tinggi permukaan tanah; contohnya, bangunan tinggi di Adelaide menyebabkan sebagian kota dimunculkan sebagai sebuah pegunungan kecil, yang mana sebenarnya datar. Tinggi Menara Eiffel menghasilkan efek yang sama dalam pemunculan kota Paris. Juga, ketinggian di bawah permukaan laut diperlihatkan sebagai permukaan laut, contohnya Salton City, California; Death Valley; dan Laut Mati disebutkan sebagai 0 kaki sementara Salton City sekitar -200 kaki; Death Valley -286 kaki; dan Laut Mati -1,378 kaki.

Komunitas Google Earth merupakan sebuah forum online yang ditujukan untuk membuat tanda tempat dari sisi perspektif yang menarik. Ini dapat ditemukan di halaman web Google Earth atau di bawah menu Help di program itu sendiri. Setelah mengunduh sebuah tanda tempat, secara otomatis menjalankan Google Earth (apabila tidak dibuka), dan terbang menuju area yang diinginkan. Setelah itu, Anda dapat memasukkannya dalam "My Places" dengan mengklik kanan ikon dan memilih "Save to My Places". Secara tambahan, siapapun dapat mengirim tanda tempat ke orang lain agar dapat diunduh, selama Anda memiliki akun.Google Earth juga dapat digunakan untuk mencari "bencana". Sekarang, seorang pengguna dapat menemukan bencana dalam Komunitas Google Earth. Contohnya sebuah kapal yang terbalik di lepas pantai Murmansk(69°15′32.22″LU,33°14′17.11″BT) atau sebuah mobil yang terbakar, di autobahn A3 dekat Gieslenberg, utara Leverkusen, Jerman(51°4′47.04″LU,6°59′17.77″BT)

Menurut Google, fitur ini membawa cerita Apollo keluar dari buku sejarah, dan mengkreasikannya dalam bentuk aplikasi 3D yang interaktif. Jika sudah memiliki Google Earth versi 5.0, Pengguna dapat langsung mengunjungi bulan. Jika pengguna masih memakai aplikasi versi sebelumnya, Google Earth 5.0 dapat di-download secara cuma-Cuma di http://earth.google.com/moon

Sumber:

http://www.tgdaily.com

http://www.dailytech.com

http:// id.wikipedia.org/wiki/Google_Earth

Tidak ada komentar:

Posting Komentar